Dalam menghadapi tantangan birokrasi modern, upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan strategis. BPSDM IMIPAS terus berkomitmen meningkatkan kualitas kompetensi aparaturnya melalui kegiatan “Peningkatan Kapasitas Manajemen Pengembangan dan Penilaian Kompetensi”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah pembelajaran, kolaborasi, dan pertukaran praktik untuk mewujudkan SDM IMIPAS yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. Kegiatan ini berlangsung pada 10 sampai 13 Desember 2025 bertempat di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan yang melibatkan internal BPSDM IMIPAS ini, menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan praktisi profesional.
Pembukaan resmi yang dilakukan oleh Kepala BPSDM IMIPAS, Aman Riyadi, menandai komitmen BPSDM IMIPAS dalam penguatan tata kelola pengembangan kompetensi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan yang berisi tentang, berbagai praktik terbaik dalam manajemen pengembangan dan penilaian kompetensi pada instansi pemerintah. BPPK Kemenkeu memberikan prospek pengembangan yang ada di lingkungan instansi Kemenkeu. Selain materi dari lembaga instansi, peserta diberikan materi Effective Communication. Penguatan soft skills menjadi fokus utama melalui communication yang disajikan secara interaktif dan aplikatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi profesional peserta dalam mendukung kinerja organisasi.
Komitmen BPSDM IMIPAS dalam Mewujudkan Sistem Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan
Pada tanggal 11 Desember 2025, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi strategis dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang berfokus pada upaya menjaga mutu penyelenggaraan pengembangan kompetensi aparatur. Materi menekankan pentingnya penerapan standar berbasis akreditasi lembaga dan akreditasi program pelatihan sebagai landasan dalam menjamin kualitas pembelajaran yang konsisten dan terukur. Selain itu, LAN juga memaparkan implementasi sistem pembelajaran terintegrasi melalui IMIPAS Corporate University. Pembelajaran ini sebagai langkah strategis dalam membangun sistem pembelajaran aparatur yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan organisasi. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang terarah, sistematis, dan berkesinambungan, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi aparatur secara berkelanjutan.
Materi yang telah disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai pengisi acara mengulas langkah-langkah strategis dalam membentuk penilaian kompetensi terakreditasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Paparan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya standar, objektivitas, dan akuntabilitas dalam proses penilaian kompetensi aparatur. Penerapan sistem penilaian yang terstruktur dan terakreditasi, diharapkan organisasi mampu menghasilkan pemetaan kompetensi yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan karier, peningkatan kapasitas, serta penempatan sumber daya manusia yang tepat sesuai kebutuhan organisasi.
Untuk memperkuat kompetensi teknis dan manajerial, peserta mengikuti sesi Problem Solving yang difasilitasi oleh praktisi profesional. Peserta diajak memahami pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi permasalahan, menganalisis akar penyebab, serta merumuskan solusi yang tepat dan aplikatif sesuai konteks organisasi. Sesi problem solving mendorong peserta untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan, serta respons strategis terhadap berbagai tantangan kerja.
Pada hari terakhir kegiatan dilaksanakan secara outdoor dengan fokus penguatan hubungan kerja antarpegawai. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan individu. Peserta diajak untuk membangun kerja sama tim, meningkatkan komunikasi, serta menumbuhkan kolaborasi yang efektif di lingkungan BPSDM IMIPAS melalui berbagai aktivitas. Setiap aktivitas dirancang untuk mendorong partisipasi aktif, pengambilan keputusan bersama, serta pemecahan masalah secara kolektif. Kegiatan outdoor ini memberikan ruang bagi peserta untuk berinteraksi secara lebih terbuka dan dinamis, sehingga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan. Dalam jangka panjang, diharapkan dapat memperkuat soliditas internal organisasi, meningkatkan sinergi lintas unit kerja, serta menciptakan budaya kerja yang lebih adaptif dan kolaboratif. Terbangunnya hubungan kerja yang harmonis dan komunikasi yang efektif, BPSDM IMIPAS dapat meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan untuk mendukung pencapaian tujuan strategis institusi.
Pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Manajemen Pengembangan dan Penilaian Kompetensi ini, BPSDM IMIPAS menegaskan komitmennya dalam membangun aparatur yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi dinamika organisasi. Sinergi antara penguatan aspek manajerial, teknis, serta soft skills yang diperoleh selama kegiatan diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kinerja individu maupun organisasi. Hasil dari kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem pengembangan kompetensi yang terintegrasi, adaptif, dan berorientasi.
Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda dianggap telah menyetujui penggunaan cookie.
Websites store cookies to enhance functionality and personalise your experience. You can manage your preferences, but blocking some cookies may impact site performance and services.
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Marketing cookies are used to follow visitors to websites. The intention is to show ads that are relevant and engaging to the individual user.